Bantuan Sertifikasi TOEIC oleh Kemendikbud bagi Siswa dan Guru

TOEIC-revPenguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu syarat penting ketika para lulusan SMK akan melamar pekerjaan di perusahaan. Salah satu indikator untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris adalah melalui TOEIC (Test of English for International Communication). Direktorat Pembinaan SMK Kemdikbud bekerjasama dengan International Test Center (ITC) memberikan test TOEIC gratis kepada 268 orang siswa kelas 13 dan 26 orang guru SMK SMAK Bogor. Karena adanya pandemi Covid 19, sebagai penyelenggara, ITC memberi kesempatan kepada peserta tes untuk melaksanakan tes secara mandiri di rumah masing-masing dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh ITC.

Berdasarkan hasil survei terhadap kesiapan peserta tes di SMK SMAK Bogor, 86,4% peserta mampu untuk memenuhi persyaratan tersebut di atas. Namun 13,6% peserta (sejumlah 40) mengalami kendala untuk memenuhinya. Mempertimbangkan hasil survei tersebut, ITC memberikan kesempatan kepada SMK SMAK Bogor untuk melaksanakan TOEIC from school yang difasilitasi oleh sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan.

TOEIC from home bagi siswa dilaksanakan oleh siswa secara mandiri di tempat tinggal masing-masing pada tanggal 8 Oktober 2020 dan 18 November 2020. Sedangkan TOEIC from school diadakan pada tanggal 16 November 2020 dengan pengawasan dari panitia sekolah. TOEIC from home bagi guru dilaksanakan pada tanggal 18 November 2020 secara mandiri oleh masing-masing guru. Walaupun dilaksanakan secara mandiri, pengawasan tetap dilakukan dengan ketat oleh ITC melalui aplikasi Zoom.

Sebagai informasi, bantuan sertifikasi TOEIC oleh Kemendikbud ini telah dimulai sejak tahun 2017 kepada 115 siswa dan 10 guru SMK SMAK Bogor, berlanjut ke tahun 2018 untuk 263 siswa dan 10 guru, tahun 2019 sebanyak 225 siswa dan 10 guru, dan tahun 2020 sebanyak 268 siswa dan 26 guru.

TOEIC4 TOEIC3
 TOEIC1  TOEIC2