Frequently Asked Question

Belum bisa menemukan cara belajar yang tepat?

Setiap individu memiliki karakteristik berbeda-beda, termasuk dalam hal kemampuan menyerap sebuah informasi yang erat kaitannya terhadap suatu proses belajar. Sehingga perlu kita ketahui bagaimana karaketristik kita dalam belajar. Secara umum gaya belajar individu  digolongkan menjadi beberapa karakteristik, yakni auditori, visual dan kinestetik. Secara singkatnya gaya belajar auditori, pebelanjaran berkaitan erat dengan kemampuan penyerapan pengetahuan melalui pendengaran kita, gaya belajar visual berkaitan erat dengan kemampuan belajar dari apa yang kita lihat, sedangkan kinestetik sumber belajar mampu kita dapatkan dengan cara melakukan/gerakan. Sehingga untuk dapat menemukan strategi belajar yang tepat, maka perlu kita memahami bagaimana karakeristik gaya belajar yang kita dominasi, apakah auditori, visual ataukah kinestetik.

 

Merasa tidak berbakat di jurusan analis kimia?

Tidak ada seorang pun yang tidak berbakat, yang membedakan ialah ada tidaknya minat untuk mengembangkannya. Sebelum membahas lebih jauh mengenai bakat maka perlu kita pahami adanya konsep bakat dan minat. Secara umum minat adalah kemaun/ketertarikan individu terhadap sesuatu, termasuk mempelajari sesuatu. Sedangkan bakat merupakan potensi bawaan yang dimiliki manusia. Sehingga dalam hal ini, ketiadaan bakat dalam diri kita bukan berarti kita tidak mampu melakukan sama sekali. Karena masih ada faktor minat yang mampu untuk kita kembangkan sebagai modal dasar mengasah kemampuan kita.

 

Sering sakit-sakitan semenjak masuk sekolah ini?

Apakah kita pernah merasakan mual, pusing, jantung berdebar, atau sering merasa sakit-sakitan, terutama ketika berada pada lingkungan atau situasi yang baru, namun setelah diperiksa ke dokter tidak ada problem kesehatan yang terganggu. Jika demikian ada kemungkinan rasa sakit yang kita alami bukanlah bersumber dari tubuh kita yang sebenarnya memang tidak sedang sakit. Ada faktor lain, bisa jadi sakit yang kita alami bersumber dari adanya kecemasan dalam diri kita ketika menghadapi sesuatu hal, khususnya terhadap kondisi lingkungan atapun situasi yang baru. Sehingga apabila suatu ketika kita nanti mengalami kondisi tersebut kita mampu melakukan tindakan yang sesuai, yakni salah satunya dengan menata atau menenangkan fikiran kita untuk mampu bertindak lebih rasional/logis.

 

Merasa tidak memiliki teman disekolah ini?

Memiliki banyak teman bagi kebanyak orang tentu merupakan hal yang sangat menyenangkan, akan tetapi pernahkah kita mengalami/merasa tidak memiliki teman satupun atau merasa tidak mampu untuk bergaul dengan teman sebayanya. Banyak faktor penyebab kita tidak memiliki atau kurang memiliki banyak teman. Diantaranya mungkin dari sikap kita yang kurang disukai, memiliki lingkungan yang tertutup dan bahkan memang kepribadian kita yang cenderung pendiam atau introvert. Jika salah satu penyebabnya adalah faktor kepribadian kita yang introvert, tidak perlu disesalkan. karena masing-masing kepribadian memiliki keunggulannya masing-masing. Dengan memiliki kepribadian introvert bukan berarti kita tidak bisa mempunyai teman, Hanya saja butuh proses dalam membuka komunikasi terhadap orang lain, sedangkan apabila sumber masalahnya dari faktor sikap yang kurang baik, maka memang perlu dan sepantasnya kita memperbaiki sikap, termasuk bagaimana kita memandang, menilai, maupun bertutur kata kepada orang lain.

 

Mendaftar di sekolah ini adalah keinginan orangtua saya?

Pernahkan kita beranggapan merasa salah masuk jurusan atau merasa kita bersekolah ditempat yang bukan sesuai dengan keinginan kita, disebabkan oleh faktor keinginan orangtua atau lainnya, dan masihkah sampai saat ini kita menyesali hal tersebut. Setiap pilihan yang kita tentukan muaranya tentu adanya sebuah konsekuensi yang mengikuti. Termasuk kondisi ini pula, apakah kita akan terus menyesali atau tetap menyalahkan orangtua kita. Akan tetapi tindakan tersebut sangatlah tidak memberikan solusi jika hanya dengan mengeluh, mengkritik dan menyalahkan. Karena pada hakekatnya dengan adanya kondisi tersebut hanya ada dua pilihan solusi yang dapat ditempuh, yakni pindah jurusan lain atau tetap kita jalani dengan penuh penerimaan. Tetunya didikuti dengan berbagai pertimbangan dan kemungkinan yang nantinya akan ditemui, jadi sangatlah penting bagi kita untuk mampu bersikap dan bertindak secara bijak menghadapi permasalahan tersebut.

 

Permasalahan lainnya,..

Apabila ada permasalahan lainnya ataupun merasa belum puas terhadap jawaban tersebut, dapat menanyakan atau konsultasi secara langsung dengan mengisi form e-Counseling yang dapat diakses melalui tautan berikut.

 

Daftar e-Counseling