Kegiatan HKI

Kegiatan Bidang HKI

A Kunjungan Industri (Studi Lapangan)
Kunjungan Industri atau lebih dikenal sebagai Studi Lapang merupakan program HKI yang dilaksanakan untuk siswa kelas 13 semester gasal yang bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa industri-industri yang berhubungan dengan kompetnsi mereka. Hal ini sangat penting untuk memberikan gambaran langsung kondisi industri yang akan menjadi tempat kerja bagi siswa ketika lulus nanti.
Kunjungan industri biasanya dilakukan selama 9 hari dengan total minimal 5 industri yang tersebar di pulau Jawa-Bali. Dari 5 industri tersebut 4 diantaranya berupakan industri swasta dengan bidang makanan dan minuman, obat-obatan, manufaktur, dan jasa analisis. Sedangkan sisanya merupakan perusahaan pemerintah non bonafit seperti Balai ataupun Balai Besar.
Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa memiliki gambaran tentang industri di luar sekolah serta dapat memikirkan sejak dini minat kerja di industri jenis apa. Selain itu kegiatan ini juga bermanfaat sebagai referensi siswa dalam memilih tempat prakerin.
B Praktik Kerja Industri (Prakerin)
Praktik Kerja Industri adalah model pembelajaran secara langsung kepada siswa kelas 13 semester genap SMK-SMAK Bogor. Beberapa hal yang dibutuhkan dalam dunia kerja tidak dapat diperoleh di kelas formal sekolah baik itu sikap kerja, pengetahuan, atapun keterampilan. Sehingga diperlukan model pembelajaran langsung dengan cara menempatkan siswa langsung ke industri untuk belajar layaknya bekerja sebagai karyawan suatu perusahaan. Tujuannya adalah untuk membiasakan kepada siswa bagaimana bersikap dalam dunia kerja, mengajarkan pengetahuan praktis yang dibutuhkan, serta melatih keterampilan siswa dalam kimia analisis secara langsung.
Kegiatan ini dilaksanakan pada semester genap (awal tahun) selama 5 bulan meliputi 4 bulan di industri dan 1 bulan penyusunan laporan dan ujian.
C Guru Tamu (Expert Day)
Selain dengan Stulap dan Prakerin, siswa kelah akhir juga diperkenalkan dengan dunia kerja melalui kegiatan Guru Tamu atau Expert Day, yaitu dengan mendatangkan pelaku usaha tertentu yang kompeten untuk menyampaikan materi yang berhubungan dengan bidangnya.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah kegiatan Prakerin yaitu setiap hari sabtu sehingga tidak mengganggu kegiatan formal lainnya. Dari 10 materi yang disediakan, siswa diwajibkan untuk setidaknya mengikuti 3 materi. Di akhir, siswa yang menghadiri kegiatan guru tamu ini akan diberikan sertifikat bukti bahwa yang bersangkutan telah mengikuti penyempaian materi tertentu.
Jenis-jenis materi yang diajarkan meliputi; dunia kerja, sistem ISO, validasi dan verifikasi metode analisis, kewirausahaan, SKKNI, dan beberapa materi yang diperlukan di dunia kerja.
D Wisuda
Setelah menempuh pendidikan selam 4 tahun (8 semester) dan telah dinyatakan lulus oleh sekolah, maka siswa kelas akhir berhak mengikuti Kegiatan Wisuda. Kegiatan ini merupakan kegiatan seremonial yang bertujuan untuk mengokohkan siswa yang telah tamat sebagai alumni dari SMK-SMAK Bogor.
Kegiatan Wisuda biasanya dilaksanakan pada bulan September yang dihadiri oleh wali dari setiap siswa untuk menyaksikan buah hatinya menerima ijazah tanda tamat belajar dari SMK-SMAK Bogor.
Acara ini juga sebagai ajang perpisahan bagi angkatan siswa yang akan tamat kepada sekolah, guru, dan adik kelas yang biasanya dirayakan dengan berbagai pertunjukan kesenian. Setiap angkatan yang berada di bawah angkatan yang sedang wisuda akan menyumbangkan berbagai jenis kesenian yang menghibur seperti tari-tarian, drama, komedi, musik dan sebagainya.
E Bursa Kerja Khusus (BKK)
Setelah tamat dari SMK-SMAK Bogor, alumni tidak langsung dilepas begitu saja melainkan tetap diarahkan untuk memilih industri yang diinginkan untuk bekerja didalamnya. Oleh sebab itu, bidang HKI memiliki program yang dinamakan Bursa Kerja Khusus atau BKK yang bertujuan untuk menyalurkan para lulusan untuk bekerja di industri yang diinginkan.
HKI bekerja sama dengan industri untuk melaksanakan Open Recruitment yang dapat diadakan di sekolah ataupun di industri langsung. Tujuannya adalah untuk memudahkan keterserapan lulusan di dunia kerja.
F MoU dengan Industri
Untuk memudahkan keterserapan lulusan di dunia kerja ataupun untuk kegiatan Prakerin dan Stulap, sekolah diwakili oleh bidang HKI melakukan kerjasama dengan beberapa industri dalam bentuk MoU sehingga memudahkan siswa dalam mendapatkan pekerjaan.
G Beasiswa
Bidang HKI juga gencar dalam menjalin hubungan dengan industri ataupun pihak terkait dalam hal penyediaan beasiswa bagi siswa berprestasi atau siswa tidak mampu.